Ziarah Ke Makam Ayah Sunan Giri, Sambil Menikmati Keindahan Pantai Paciran Lamongan
![]() |
| Makam ayah Sunan Giri, Syech Maulana Ishaq |
Ziarah ke Makam Ayah Sunan Giri - Lamongan memang tempat
yang cocok untuk berwisata religi. Karena di kota ini terdapat makam para Wali,
yaitu makam Sunan Drajat, Sendang Duwur dan ada pula makam yang dipercayai
sebagai tempat peristirahatan terakhir ayah Sunan Giri, yaitu Syech Maulana
Ishaq.
Lokasi makam Syech
Maulana Ishaq ini terletak di Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, sekitar 2 Km
dari Makam Sunan Drajat ke rah Timur. Bagi para peziarah yang ingin megunjungi
dengan bus tidak perlu khawatir karena sudah tersedia tempat parkir yang luas
sekali.
Karea lokasi Syech
Maulana Ishaq ini berada di pinggir pantai, kita juga bisa menikmati wisata pantai yang indah.
Pemandangan kapal mondar mandir menuju pelabuhan dan sejuknya angin laut bisa
kita rasakan.
Lalu, tepat di sebelah
timur makan Syech Maulana Ishaq juga terdapat masjid besar bernama Masjid Al
Abror. Masjid ini merupakan masjid yang besar dan berlantai 2 dengan design
yang modern.
Selain berziarah ke
Makam Ayah Sunan Giri, kita juga berwisata religi ke Indonesian Islamic Art
Museum yang lokasinya juga tidak jauh dari makam Syech Maulana Ishaq, Sunan
Drajat ataupun Sendang Duwur.
Indonesian Islamic Art
Museum terletak di kompleks Wisata Bahari Lamongan, jl. Raya Paciran (Ex.
Tanjung Kodok) Lamongan, Jawa Timur. Museum ini menyajikan berbagai artifak
Islam bersejarah yang bisa membuat para pengunjungnya kembali ke masa lalu. Ada
berbagai koleksi yang langsung didatangkan dari Turki, seperti pakaian perang
pasukan Ottoman pada sekitar abad ke-16. Ada juga berbagai peninggalan kerajaan
Mughal India, kedinastian China, Samudra Pasai, Aceh, Mataram Islam, Walisongo
dan masih banyak lainnya.
Sebelum masuk ke galeri
koleksi, pengunjung akan dipertontonkan film dokumenter tentang perjalanan
Islam dari zaman jahiliyah sampai Islam tersebar ke seluruh penjuru dunia.
Indonesian Islamic Art Museum juga memiliki area photo spot keren yang berisi
berbagai replika peradaban Islam. Zona ini disebut dengan Diorama Room.
Hal lain yang menarik
dari museum ini adalah aplikasi Augemented Reality yang dimilikinya. Jadi
pengunjung yang datang ke museum bisa mendownload dan mengintall aplikasi
Indonesian Islamic Art Museum AR di Playstore. Setelah itu pengunjung bisa
menscan gambar-gambar yang ada di museum. Gambar-gambar tesebut bisa kita lihat
secara tiga dimensi.
Sementara itu, harga
tiket masuk Indonesian Islamic Art Museum adalah 10.000 ketika weekday dan
15.000 ketika weekend. Museum yang baru dibuka mulai tanggal 26 Desember 2016
ini buka setiap hari, mulai pukul 08:00 sampai 17:00 WIB.



Komentar
Posting Komentar